Capaian CKG Parigi Moutong Tembus 58,4 Persen, Tertinggi di Sulawesi Tengah

Keterangan Foto :Kepala Dinkes Parigi Moutong, Darlin. (Ridho/Songulara)

Parigi Moutong, Zenta Inovasi- Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Parigi Moutong menunjukan kenaikan yang cukup signifikan, mencapai 58,4 persen. Ini menjadikannya menjadi daerah dengan capaian tertinggi di Sulawesi Tengah.

Pencapaian tersebut, merupakan dampak positif dari program Gerakan Aksi Serentak (GAS) Sehat Bersama yang melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, puskesmas, bidan desa, dan kader posyandu di 23 kecamatan.

Bacaan Lainnya

Demikian kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong, Darlin, dihubungi via WhatsApp, Senin, 24 Agustus 2026 Senin kemarin.

Menurut Darlin, sebelumnya posisi Kabupaten Parigi Moutong peringkat kelima di Sulawesi Tengah. Sehingga, saat mencapai peringkat pertama, pihaknya mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras untuk mencapai target terbaik.

“Atas arahan Bapak Bupati melalui launching GAS Sehat Bersama, beliau menargetkan Parigi Moutong bisa mencapai peringkat pertama. Alhamdulillah, target itu tercapai,” kata Darlin.

Menurutnya, capaian tersebut tidak semata-mata berorientasi pada angka. Lebih dari itu, program CKG diarahkan untuk mendorong masyarakat melakukan langkah preventif dan promotif, terutama dalam mendeteksi penyakit sejak dini.
“Pada prinsipnya, bukan sekadar angka capaian yang kita targetkan, tetapi bagaimana masyarakat kita dapat melakukan langkah preventif dan promotif untuk deteksi secara dini kesehatan masyarakat melalui CKG,” jelasnya.

Terutama kata dia, melalui CKG masyarakat dapat deteksi secara dini penyakit hipertensi, diabetes melitus (DM) dan penyakit lainnya.

Darlin menjelaskan, pelaksanaan CKG dilakukan secara lintas sektoral dengan melibatkan pemerintah desa, TP-PKK, bidan desa, kader posyandu, serta tim puskesmas.

Pelayanan dilakukan dengan mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah maupun melalui kegiatan pengumpulan massa.
Ia mengatakan, capaian CKG Kabupaten Parigi Moutong telah melampaui 50 persen, sesuai target yang diberikan Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah.

“Alhamdulillah tercapai. Kami ingin pada 2026 ini, InsyaAllah bisa mencapai 60 persen bahkan lebih,” katanya.
Darlin berharap masyarakat memanfaatkan program CKG yang merupakan program nasional Presiden Prabowo Subianto tersebut, sebagai sarana pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Kami mengajak seluruh masyarakat agar mari periksakan diri melalui CKG, sedikitnya satu kali dalam setahun sebagai langkah deteksi dini penyakit. Yang sehat tetap lebih sehat, sedangkan yang sakit dapat terdeteksi dan tertangani sejak dini,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *