Pemda Parigi Moutong Soroti Isu Lingkungan dan Nasib PPPK di Halal Bihalal Balinggi

Foto: Pemda Parigi Moutong Hadiri Kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah di Kecamatan Balinggi, Rabu 15 April 2026. (DISKOMINFO PARIGI MOUTONG)

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah tingkat Kecamatan Balinggi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Rabu 15 April 2026.

Sambutan Bupati Parigi Moutong pada kegiatan tersebut dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Zulfinasran yang hadir mewakili, sehingga rangkaian acara tetap berlangsung dengan lancar.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Sekda Zulfinasran mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya menjaga kebersihan selokan dan drainase melalui gotong royong.

“Kami mengimbau kepada camat, kepala desa, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama selokan dan drainase di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemangkasan pohon yang sudah tua dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Kita tidak ingin kejadian pohon tumbang terulang kembali. Pohon yang berisiko harus segera ditangani,” tegasnya.

Selain itu, Sekda menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan untuk merumahkan tenaga PPPK, namun evaluasi kinerja tetap dilakukan.

“Belum ada kebijakan merumahkan PPPK, namun evaluasi tetap berjalan untuk memastikan kinerja yang optimal,” jelasnya.

Usai rangkaian kegiatan, Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom, tiba di lokasi dan disambut hangat oleh masyarakat. Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya karena padatnya agenda di tingkat provinsi.

“Saya mohon maaf atas keterlambatan, namun saya tetap berupaya hadir karena ini sudah menjadi komitmen untuk bertemu masyarakat,” ungkapnya.

Bupati turut menyoroti sejumlah isu strategis daerah, seperti penanganan narkoba, illegal fishing, serta keberlanjutan tenaga PPPK yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Ilegal fishing ini sangat berdampak bagi masyarakat pesisir. Ini menjadi perhatian serius yang harus kita tangani bersama,” tegasnya.

Terkait PPPK, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperjuangkan nasib tenaga tersebut.

“Kita akan terus mencari solusi terbaik agar tidak berdampak pada masyarakat dan perputaran ekonomi daerah,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi dalam momentum bulan Syawal.

SUMBER : DISKOMINFO PARIGI MOUTONG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *