Hari Kedua Pelatihan Trauma Healing di Parigi Moutong, Peserta Dibekali Penanganan Kelompok Rentan dan Manajemen Stres

Keterangan Foto: Relawan PMI memberikan materi manajemen stres kepada peserta (Elly/ZI)

Parigi Moutong, Zenta Inovasi– Memasuki hari kedua pelatihan trauma healing yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, peserta mendapatkan materi lanjutan yang lebih aplikatif dalam penanganan dampak psikologis pascabencana, Rabu 15 April 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-24 Kabupaten Parigi Moutong ini diikuti oleh puluhan peserta perempuan dari BPBD, Tagana, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), mulai dilaksanakan di Gedung Pusdalops BPBD, Selasa 14 April kemarin.

Bacaan Lainnya

Staf Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Parigi Moutong, Tina, selaku narasumber menjelaskan, pada hari kedua pelatihan difokuskan pada peningkatan kapasitas relawan dalam menghadapi kondisi lapangan.

“Materi yang diberikan meliputi cara menolong kelompok rentan, manajemen stres untuk relawan, asesmen psikososial, serta simulasi penanganan di lapangan,” ujar Tina.

Menurutnya, pemahaman terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas sangat penting agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara tepat dan manusiawi.

Selain itu, relawan juga dibekali teknik manajemen stres guna menjaga kondisi mental saat bertugas di situasi darurat. Hal ini dinilai krusial mengingat relawan kerap menghadapi tekanan tinggi di lapangan.

Kegiatan juga diisi dengan asesmen psikososial dan simulasi, sebagai upaya memberikan pengalaman praktis kepada peserta dalam menangani korban bencana secara langsung.

Sebelumnya, pada hari pertama pelatihan, peserta telah mendapatkan materi dasar trauma healing sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam penanggulangan bencana, khususnya pada aspek pemulihan psikologis korban.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam situasi nyata, sehingga penanganan bencana di Parigi Moutong tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga pemulihan mental masyarakat terdampak.

Diketahui rangkaia materi Trauma Healing ini dibawakan oleh relawan PMI Parigi Moutong, Tina Ruzziqna, S.Pd, Moh. Nur, S.Kep dan Senitza S.Adam, S.Psi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *