Duta GENRE Parigi Moutong Luncurkan Program Unggulan untuk Remaja

Sumber Foto:Duta GENRE Parigi Moutong Putra Vramansyah dan Putri, Gladys.

Parigi Moutong, Zenta Inovasi Duta Generasi Berencana (GENRE) Putra dan Putri Kabupaten Parigi Moutong periode 2025–2026 meluncurkan sejumlah program inovatif yang menyasar langsung remaja. Program-program ini dirancang sebagai upaya membangun generasi muda yang sehat, percaya diri, dan siap menjadi agen perubahan di masa depan.

Duta GENRE Putra Parigi Moutong, Vramansyah, mengusung program unggulan bertajuk ‘Narasa Program’. Program ini mengangkat isu penting tentang peran sosok ayah dalam proses tumbuh kembang anak dan remaja, yang selama ini kerap terabaikan.

Bacaan Lainnya

“Narasa Program kami lengkapi dengan subprogram Aksi Yakin Ayah Hadir, untuk mendorong kesadaran bahwa kehadiran ayah sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental dan emosional anak,” ujar Vramansyah, saat ditemui di sela kegiatan Pelatihan Jurnalistik di Aula DP3AP2KB Parigi Moutong, Jumat 6 Februari 2026.

Sebagai bentuk penguatan literasi, program tersebut juga didukung dengan e-book berjudul “Dunia Tanpa Sosok Ayah”, yang membahas dampak kehilangan figur ayah terhadap perkembangan karakter dan psikologis remaja.

Sementara itu, Duta Genre Putri Parigi Moutong, Gladys, menghadirkan dua program unggulan yang berfokus pada kesehatan dan pengembangan diri remaja. Program pertama adalah Cerlang (Ceria dan Segar Remaja).

“Cerlang berfokus pada penurunan angka anemia, stunting, serta gizi buruk pada remaja dan calon ibu,” jelas Gladys.

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi sejak dini sebagai fondasi masa depan yang berkualitas.

Program kedua yang diusung Gladys adalah Lumiarama, yaitu program pengembangan diri yang mendorong remaja untuk mencintai diri sendiri, membangun kepercayaan diri, dan berani mengembangkan potensi.

Dalam Lumiarama, Gladys juga menghadirkan inovasi berupa produk makanan sehat, seperti Cheelora Matcha Bites (cookies berbahan matcha dan bubuk telur), serta puding berbahan telur yang kaya gizi sebagai alternatif camilan sehat bagi remaja.

Baik Vramansyah maupun Gladys menegaskan bahwa peran Duta Genre bukan sekadar simbol, melainkan sebagai role model bagi generasi muda.

“Motivasi saya bergabung sebagai Duta Genre adalah untuk memberi dampak nyata bagi remaja, bukan hanya melalui kata-kata, tetapi lewat aksi,” ungkap Vramansyah.

Melalui program-program unggulan tersebut, Duta Genre Putra dan Putri Parigi Moutong berharap remaja tidak hanya menjadi objek sasaran, tetapi juga subjek perubahan yang mampu hidup sehat, memiliki mental kuat, serta siap membangun masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri dan daerahnya.

(Penulis :Abdul Manaf, Abdul Razak, Zaky Ahmad Syaifulah, Ahmad fahrezi, Nabawia umniah, Reyna Febriana, Fadila Tul rahma, Treizia, Silvilia Putri Inggriyani- Pelatihan Jurnalistik Bagi Forum GENRE Parigi Moutong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *