IGI Parigi Moutong Dorong Peningkatan Kompetensi Guru Lewat Program “Wardah Inspiring Teacher” Gen 8

Foto : Ketua Daerah IGI Parigi Moutong, Vivin Elfitria HS, (Tantri/ZI)

​Parigi Moutong, Zenta InovasiIkatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Parigi Moutong, mensosialisasikan program Wardah Inspiring Teacher (WIT) Generasi ke-8. Program yang bekerja sama dengan Paragon Corp ini bertujuan menjaring guru-guru terbaik di Parigi Moutong untuk menjadi duta perubahan melalui serangkaian pelatihan gratis.

​Ketua Daerah IGI Parigi Moutong, Vivin Elfitria HS, mengatakan, bahwa timnya mendapatkan kepercayaan penuh untuk mengimplementasikan program ini kepada para pendidik di wilayah tersebut. Program ini menitikberatkan pada pengembangan kompetensi guru dalam mendukung Kurikulum Merdeka.

Bacaan Lainnya

​”Pelatihan ini akan diberikan kepada kawan-kawan guru yang lolos pada seleksi pendaftaran nanti. Pelatihan ini gratis bagi semua guru, jadi mereka akan menjadi duta untuk program ini,” ujar Vivin kepada media ini, Senin 19 Januari 2026.

​Vivin menjelaskan, kegiatan sosialisasi dilakukan secara hybrid, menggabungkan pertemuan luring bagi utusan di Kecamatan Parigi dan daring melalui Zoom Meeting bagi guru di kecamatan lainnya. Fokus utama dari pelatihan ini adalah penguatan Deep Learning dan Project Based Learning (PJBL).

​”Tujuannya ini untuk mengembangkan kompetensi guru melalui Kurikulum Merdeka yang saat ini pendekatannya deep learning atau pembelajaran mendalam dengan project based learning-nya. Tentunya ini diharapkan mampu mendukung kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler di satuan pendidikan masing-masing,” tambah Vivin.

Kata ia, salah satu misi besar dalam WIT Gen 8 kali ini adalah membawa perubahan nyata di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Menurutnya, meski digitalisasi sudah masuk ke banyak sekolah, tantangan infrastruktur masih dirasakan oleh guru-guru di pelosok Parigi Moutong.

​”Kami sangat mengharapkan adanya perubahan nyata khususnya pada daerah 3T. Karena Parigi Moutong walaupun banyak sekolah yang mampu secara digitalisasi, tetapi masih ada kawan-kawan guru di daerah terpencil yang kesulitan menerapkan pembelajaran berbasis digital,” jelasnya.

​Melalui program ini, IGI berharap guru-guru di daerah minim fasilitas tetap bisa berinovasi. Vivin juga menekankan pesan dari Kepala Dinas Pendidikan Parigi Moutong, agar guru lebih aktif, kreatif, inovatif, dan kolaboratif.

​”Kata kuncinya, melalui kegiatan WIT Gen 8 ini, pembelajaran berbasis proyek dapat diterapkan di semua sekolah, khususnya daerah 3T. Ini menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan pedagogik guru-guru kita secara gratis,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *