Sebelas Lomba Ramaikan Festival Literasi Parigi Moutong 2025

Parigi Moutong, Zenta Inovasi – Sebanyak 11 lomba kreatif dan edukatif, meramaikan kegiatan Festival Literasi Parigi Moutong tahun 2025, yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Anak Nasional tahun 2025, yang di laksanakan selama 4 hari, mulai dari tanggal 10 sampai dengan 13 September 2025.

Bacaan Lainnya

Lomba tersebut diantarnya, lomba membaca nyaring tingkat SD dan SMP, lomba baca puisi tingkat SD dan SMP, lomba pidato bahasa inggris tingkat SMP

Kemudian, lomba mendongeng cerita rakyat asli Parigi Moutong dengan bahasa daerah tingkat SD dan SMP, lomba kelas menulis tingkat SD dan SMP, bedah buku tingkat SD dan SMP, menulis artikel “7 kebiasaan baik anak indonesia hebat”.

Lomba foto Festival Literasi 2025 tingkat SD dan SMP, lomba konten menarik di media sosial, lomba menulis artikel “7 kebiasaan baik anak indonesia hebat” tingkat SD dan SMP serta lomba ranking 1 tingkat SD dan SMP.

Bupati Parigi Moutong, H Erwin Burase dalam sambutannya, yang dibacakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan H Moh Sakti Lasimpala mengatakan, Hari Anak Nasional bukan sekedar peringatan tahunan, melainkan momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen dalam melindungi, mendidik, serta memenuhi hak anak sebagai penerus bangsa.

“Kegiatan festival literasi ini merupakan kepedulian kita terhadap peningkatan kualitas anak-anak, khususnya dalam bidang pendidikan dan budaya baca,” ujarnya.

Literasi bukan hanya sekadar membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah informasi, serta menanamkan nilai-nilai kearifan dan moral yang luhur.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui program Gerbang Desa dan 100 hari kerja, terus mendorong terciptanya lingkungan yang ramah anak, sehat, serta mendukung tumbuh kembang mereka.

Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat, baik orang tua, guru, maupun komunitas, untuk bersama-sama memastikan anak-anak terlindungi dari kekerasan, diskriminasi, dan berbagai bentuk ancaman terhadap masa depan mereka.

“Melalui kegiatan ini, jadikanlah anak-anak Parigi Moutong sebagai generasi emas yang cerdas, berakhlak mulia, serta bangga menjadi anak Indonesia,” tandasnya.

SUMBER : DISKOMINFO KABUPATEN PARIGI MOUTONG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *